Just another WordPress site

.

5 Pesepakbola yang Kerap Membuat Jengkel Para Pelatih [Bag-2]


Oleh : Iqbal Vetra

[UNIKNYA.COM]  Pesepakbola juga manusia biasa, ya itulah anggapan logis atas semua yang diperbuat aktor lapangan hijau. Terkadang mereka dipuja karena kehebatan mereka di dalam lapangan, lalu kemudian mereka dibenci atas ulah kontroversial yang dilakukannya.

Meski penampilan impresifnya di lapangan hijau sangat meyakinkan, namun tak jarang perilakunya yang buruk membuat para manajer kelabakan menanganinya.

Lalu, yang jadi pertanyaan siapa pemain sepak bola yang kerap membuat jengkel para pelatih? Berikut ulasannya pada bagian ke 2.

1. Marko Arnautovic

Jose Mourinho menyebutnya kekanak-kanakan. Steve McLaren berkata ia pemain tergila yang pernah dirinya tangani. Itulah pandangan para pelatih atas kelakuan Marko Arnautovic, mantan pemain Inter Milan yang punya kelakukan sama gilanya seperti Mario Balotelli.

Dipinang sebesar 2 juta pounds dari Werder Bremen, Arnautovic datang menjadi punggawa Stoke City pada 2013 lalu. Kedatangannya di Premier League membuat Samuel Eto’o tidak senang, karena sewaktu Inter Milan ditangani Jose Mourinho pernah ada insiden. Mobil Bentley milik penyerang asal Kamerun itu hilang kala dipinjam oleh Arnautovic.

Selain itu, ia juga sempat berkelahi dengan bek Werder Bremen, Sokratis Papastathopoulos pada Maret 2013 silam. Kepala wasit pun pernah ia tendang dengan bola setelah dirinya dikartu kuning. Kartu merah mau tak mau terpaksa keluar dari saku wasit beberapa saat kemudian. Insiden teranyar Arnautovic terjadi pada April saat Werder Bremen menghukumnya hingga akhir musim gara-gara ngebut di pagi hari jelang pertandingan.

Setelah diketahui, pemain 24 tahun ini merupakan teman baik Mario Balotelli sewaktu di Inter, sehingga tak mengherankan bila keduanya punya kelakuan yang tak jauh berbeda.

(Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

Marko Arnautovic (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

2. El-Hadji Diouf

Dia meludah ketika ia ingin melakukan itu, itu adalah perilaku yang membuat orang-orang geram terhadapnya. Gerard Houlier membawanya ke Anfield dengan banderol 10 juta poundsterling untuk mecetak gol, bukan untuk melihat pemainnya bertingkah seenaknya, bahkan perilakunya cenderung seperti bayi.

Striker Senegal itu pernah membuat Sam Allardyce mengatakan bahwa reputasi Diouf sangat buruk untuk tim. Ia juga dianggap sebagai salah satu pemain yang paling dibenci di Premier League. Ada banyak aksi buruk yang dilakukannya lebih dari sekedar meludah sembarangan. Lebih rasis dari siapapun.

Mantan kapten Liverpool, Jamie Carragher mengatakan:”Diouf adalah salah satu striker terburuk dalam sejarah Liverpool. Bahkan, dia salah satu yang terburuk untuk Nomor 9 dari setiap klub Premier League,” ungkap Carragher.

El-Hadji Diouf (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

El-Hadji Diouf (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

3. Ricardo Quaresma

Sikap Ricardo Quaresma kepada pelatih memang sangat kasar, dan cenderung brutal. Ia tidak segan-segan untuk mengkritik, mengancam, dan bahkan melemparkan botol kepada mereka. Ia mengecam Frank Rijkaard saat melatih Barcelona dan dia tidak pernah tunduk terhadap otoritas klub.

Di Besiktas ia bersitegang dengan manajernya Carlos Carvalhal dengan meluncurkan kata-kata kasar dan melemparkan botol minuman dengan mengatakan kepadanya bahwa “Tanpanya, Carvalhal bukanlah apa-apa.”

Selain menantang pelatih, ia kerap membuat rekan-rekan setimnya menjadi frustasi karena keegoisannya di lapangan.

Ricardo Quaresma (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

Ricardo Quaresma (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

4. Joey Barton

Sudah tak terhitung aksi kontroversial Joey Barton di dalam maupun luar lapangan. Ia tercatat pernah memicu keributan dengan rekan setimnya saat masih membela Manchester City di tahun 2007, Osman Dabo.

Puncak kegilaannya adalah saat ia melakukan penganiayaan di pusat keramaian Liverpool City Center dan harus mendekam di penjara selama 77 hari. Para manajer yang sempat menangani Barton seperti Sam Allardyce, Stuart Pearce, dan Harry Redknapp pun dibuat kelabakan.

Ia lebih banyak menghabiskan waktu di kantor polisi daripada di tempat latihan. Meski begitu, Barton sempat mendapatkan penghargaan sebagai pemain muda berbakat saat mewakili klub seperti Manchester City, Newastle United dan Marseille, Barton juga sering disebut-sebut sebagai salah satu playmaker dan pemimpin Inggris terbaik.

Kebebebasan berekspresinya di media sosial juga memicu beberapa kritik pedas kepada pemain lain. Ia sempat mengatakan Thiago Silva sebagai ‘waria yang kelebihan berat badan’ dan Neymar juga tak luput dari ejekan Barton dengan menyebutnya sebagai ‘Justin Bibier di sepak bola dan kucing kencing di kehidupan nyata’.

Dan itulah yang membuat Barton menjadi mimpi buruk bagi manajer yang melatihnya.

Joey Barton (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

Joey Barton (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)


5. Mario Balotelli

Dan dari semua pesepakbola bengal, Mario Balotelli adalah Godfather dari semua kenakalan di sepak bola.

Sebagian pemain, mungkin perilaku paling buruk kepada pelatihnya dengan cara mengkritik, melemparkan botol atau beradu argumen. Namun Balotelli berbeda, ia berani menyerang mantan pelatihnya di Manchester City Roberto Mancini, bahkan nyaris adu hantam.

Ia juga sempat menendang rekan setimnya Andrea Poli tanpa alasan yang jelas. Dan yang paling ekstrim, Balotelli mengaku alergi terhadap lapangan. Bagaimana bisa seorang manajer menangani seorang pemain yang alergi terhadap sesuatu yang telah mejadi pekerjaannya? Dan itu sangat tidak mungkin terjadi pada pemain sepak bola sekelas Balotelli.

Bahkan Adel Taraabt – yang sama-sama pemain bermasalah – meyakini bahwa Balotelli adalah sosok mengerikan dari dunia sepakbola. Komentar yang serupa juga dikemukakan oleh Harry Redknapp. (**)

Mario Balotelli (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

Mario Balotelli (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

Sumber : sportskeeda.com, uniknya.com




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 8 + 10 ?
Please leave these two fields as-is: