Just another WordPress site

.

5 Pesepakbola yang Kerap Membuat Jengkel Para Pelatih [Bag-1]


Oleh : Iqbal Vetra

[UNIKNYA.COM]  Pesepak bola juga manusia biasa, ya itulah anggapan logis atas semua yang diperbuat aktor lapangan hijau. Terkadang mereka dipuja karena kehebatan mereka di dalam lapangan, lalu kemudian mereka dibenci atas ulah kontroversial yang dilakukannya.

Meski penampilan impresifnya di lapangan hijau sangat meyakinkan, namun tak jarang perilakunya yang buruk membuat para manajer kelabakan menanganinya.

Lalu, yang jadi pertanyaan siapa pemain sepak bola yang kerap membuat jengkel para pelatih? Berikut ulasannya.

1. William Gallas

Menyebalkan dan sulit diatur, setidaknya itulah reputasi buruk yang dimiliki oleh William Gallas. Pemain berkebangsaan Perancis yang dianggap sebagai London sejati karena memperkuat tiga klub terbaik di ibukota Inggris, memang dikenal sebagai pemain yang kerap membuat berang para pelatih, dan bahkan beberapa kali menyebarkan ancaman kepada klub yang ‘dibelanya’.

Sebelum hengkang dari Chelsea 2006 silam, Gallas pernah melontarkan ancaman akan melakukan gol bunuh diri jika ia dimainkan pada partai pertama menghadapi Manchester City. Hal itu ia lakukan untuk menekan Jose Mourinho agar segera melepas dirinya. Gallas pun akhirnya meninggalkan Stamford Bridge dan bergabung bersama tim rival sekota Arsenal.

Bersama The Gunners, Gallas juga kerap berulah. Salah satunya saat ia melakukan aksi tak terpuji, seperti mengempaskan bokong, dan juga mengacungkan jari kepada para penonton. Sontak saja, sikap dan tindakannya tidak menunjukkan sosok seorang pemimpin (kapten) di lapangan. Karenanya, sejak itu Gallas telah kehilangan ban kapten. Namun, Gallas sangat marah dengan pencopotan ban kaptennya dan semakin tak terkendali. Bahkan Gallas sempat membeberkan ketidakharmonisan dalam timnya kepada media. Tak tahan dengan ulah pemain asal Prancis itu, manajemen Arsenal memutuskan untuk melepasnya.

Beberapa musim kemudian, Gallas pun hengkang dari Arsenal ke rival terdekatnya Totenham. Kedatangan mantan pemain Arsenal ke Spurs tentu menimbulkan reaksi negatif dari fans, mengingat rivalitas kedua kesebelasan yang sudah mengakar.

William Gallas  (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

William Gallas
(Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

2. Luis Suarez

Kemampuan penyerang 26 tahun itu dalam merobek gawang lawan memang tak perlu diragukan lagi. Namun, hal tersebut tak dibarengi oleh sejumlah aksi kontroversialnya di dalam lapangan.

Il Pistolero dicap sebagai pemain yang gemar melakukan diving untuk mendapat hadiah penalti. Pemain asal Uruguay itu juga pernah terlibat tindakan rasial yang dilakukannya kepada bek Manchester United Patrice Evra. Dan aksi paling terkenalnya ialah aksi gigit tangannya kepada bek Chelsea Branislav Ivanovic, dan juga mengigit pemain bertahan timnas Azzuri Italia, Giorgio Chiellini di pentas Piala Dunia 2014 Brasil.

Tak hanya itu, striker Timnas Uruguay yang kini memperkuat Barcelona itu ternyata tidak hanya suka menggigit pemain lawan. Saat masih bermain bersama klub Belanda FC Groningen, Suarez juga pernah melempar pelatihnya dengan sebuah payung, ketika dirinya ditarik keluar di tengah pertandingan.

Kebiasaan buruk dan sikap ‘meledaknya’ di lapangan menjadikan Suarez sebagai pesepakbola yang tak mudah untuk ditangani.

Luis Suarez  (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

Luis Suarez
(Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

3. Carlos Tevez

Roberto Mancini, Sir Alex Ferguson dan Alejandro Sabella merupakan pelatih yang menjadi korban atas perangai buruk Carlos Tevez.

Perjuangan City untuk meraih gelar juara Liga Premier Inggris di musim 2010-2011 sempat nyaris berantakan gara-gara ulah Tevez. Setelah menolak dimainkan di Liga Champions saat melawan Bayern Munich, Tevez juga bersitegang dengan pihak klub serta menyebabkan kekacauan dalam internal City. Tevez lalu minggat ke Argentina selama sekitar enam bulan. Di negara asalnya itu, Tevez mengisi hari-harinya dengan bermain golf.

Sebelumnya, Carlos Tevez juga mendapat kecaman keras dari mantan klubnya Man United karena bersikap kurang ajar setelah tertangkap kamera memegang sebuah banner yang berisi ejekan terhadap Sir Alex Ferguson. Tevez menolak meminta maaf atas aksinya mengacungkan sebuah poster bertuliskan ‘RIP Fergie’.

Tak hanya itu. Hubungan Tevez dan mantan pelatih Argentina, Alejandro Sabella juga tidak pernah membaik, yang kemudian membuatnya tak masuk dalam daftar 30 nama di skuat bayangan Argentina untuk Piala Dunia 2014 lalu.

Carlos Tevez (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

Carlos Tevez (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

4. Adel Taarabt

Harry Redknapp bernah berkata kepada media: ”Singkirkan pengacau itu sebelum ia menyingkirkan kami.”

Sebuah ungkapan kekesalan dari Redknapp atas ulahnya. Dan sepertinya hal tersebut tidak hanya dilakukan di dalam klub, di timnas ia juga kerap kali membuat jengkel pelatih dan negaranya.

Adel Taarabt pernah dipanggil oleh timnas, ia di jadwalkan untuk bergabung dengan skuat Maroko dalam serangkaian pertandingan persahabatan oleh pelatih Badou Ezzaki, namun ia tidak pernah menjawab telepon dan membalas pesan yang dikirim untuknya.

Ia juga membuat geram fans Tottenham dengan berkomentar bahwa ia lebih suka bermain untuk Arsenal, dan itu bukanlah hal yang bijaksana, mengingat Tottenham dan Arsenal adalah rival di Premier League.

Taarabt (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

Taarabt (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

5. Antonio Cassano

Setidaknya ada dua sisi yang dimiliki oleh pemain yang satu ini. Disatu sisi ia adalah pesepakbola yang sering berprilaku tidak pantas dan tidak sesuai dengan semangat sepak bola, disisi lain ia juga merupakan pemain luar biasa. Cassano dianugerahi bakat dan kemampuan sebagai pemain sepak bola handal.

Bukan tanpa alasan, Cassano memiliki kemampuan luar biasa dan mampu menjadi pahlawan, namun ia juga bisa mengecewakan dalam waktu yang bersamaan.

Fabio Capello pernah berujar:”Dia lebih palsu daripada uang monopoli.”Capello adalah satu-satunya pelatih yang didengar oleh Cassano.

Pengakuan kontroverisalnya juga sempat dikemukakan dalam autobiografinya yang mengatakan bahwa seks dan makan adalah salah satu cara idealnya untuk menghadapi pertandingan, ia juga mengaku telah meniduri 600 wanita. (**)

Antonio Cassano (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

Antonio Cassano (Sumber : wordpress.com, uniknya.com)

Sumber : sportskeeda.com, uniknya.com




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 14 + 4 ?
Please leave these two fields as-is: